KSBSI Sambut Baik Pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh
JAKARTA, sensornews.id - Sebagai ketua MPO KSBSI saya gembira mendengar info yang disampaikan Prof. Dr. Ir. H. SUFMI DASCO AHMAD, S.H., M.H pada pidatonya di Rakornas KSBSI, yang menyebutkan akan segera terbit Dewan Kesejahteraan Buruh (DKB), sebagaimana dijanjikan Presiden Prabowo saat perayaan hari buruh 1 Mei lalu.
Dr Rekson Silaban MPO KSBSI ketika dihubungi media sensornews "Memang Dewan Kesejahteraan Buruh sudah banyak dipraktikkan di beberapa negara. Tugasnya meningkatkan kesejahteraan pekerja melengkapi program kesejahteraan yang diberikan oleh perusahaan".
DKB ini akan memastikan perbaikan hidup layak buruh. Lembaga seperti DKB sudah lama ada di banyak negara. Di Jepang disebut Rōdōsha Fukushi Kyōgikai, di India ‘Workers Welfare Funds’, di Prancis disebut ‘Dewan Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan atau CESE, dan lainnya. Tegas Rekson.
Saya berharap dewan baru ini bisa merancang kebijakan kesejahteraan buruh untuk menurunkan jumlah pekerja rentan, yang akhir akhir ini semakin meningkat.
Selain itu DKB ini bisa dimanfaatkan untuk menguatkan kepatuhan implementasi UU Ketenagakerjaan bersama dengan pengawas Ketenagakerjaan. Lanjut Rekson.
Untuk sumber dana DKP sebaiknya tidak sepenuhnya membebani APBN, sebagian besar harusnya diperoleh dari pemerintah. Selanjutnya pendanaan dibiayai secara kreatif dan resmi tanpa membebani APBN. Misalnya, semua pekerja harus membayar iuran setiap bulan kepada serikat pekerja. Walau tidak harus anggota serikat. Kenapa? Karena mereka mendapat manfaat dari perjuangan serikat. Pola ini sudah dilakukan di Brasil, Africa selatan, dan the National Union of Bank Employees (NUBE) di Tutup Rekson.(Suranto)