Langsung ke konten utama

Kapolres Metro Tangerang Kota Pimpin Kegiatan Bhayangkara Jakarta ASRI di Masjid Nurul Haq

  1.               

SENSORNEWS.ID, Tangerang - Program Bang Jasri (Bhayangkara Jakarta ASRI) kembali digelar oleh Polres Metro Tangerang Kota. Kali ini kegiatan berlangsung di Masjid Nurul Haq, Kelurahan Pakojan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Senin (23/2/2026) sore.
Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., dan dihadiri Wakapolres, jajaran pejabat utama, Kapolsek Pinang, unsur TNI, Trantib, Satpol PP, Pokdar Kamtibmas, Garda Bird, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Sebanyak 100 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, dan potensi masyarakat terlibat dalam kegiatan tersebut. Rangkaian acara diawali dengan apel bersama, dilanjutkan kegiatan Bang Jasri, pembagian takjil kepada masyarakat, hingga penyerahan cinderamata dan foto bersama.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari mengatakan bahwa Bang Jasri merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum kebersamaan menjelang waktu berbuka puasa.

“Program Bang Jasri ini bukan hanya soal kegiatan seremonial, tapi bentuk kepedulian dan kebersamaan antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kita ingin terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan,” ujar Kombes Jauhari.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi semua unsur dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Tangerang.

“Keamanan tidak bisa dijaga sendiri. Perlu kerja sama semua pihak, termasuk tokoh agama dan masyarakat. Dengan kebersamaan seperti ini, insyaallah situasi tetap aman dan harmonis,” tambahnya.
Suasana kebersamaan terlihat hangat saat aparat dan warga berbaur membagikan takjil serta berdialog santai di lingkungan masjid. Melalui kegiatan Bang Jasri, Polres Metro Tangerang Kota berharap hubungan antara aparat dan masyarakat semakin erat serta semangat menjaga lingkungan dan keamanan terus terbangun di wilayah hukum Kota Tangerang. Direktur Operasional SensorNews.(DOSN) EL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PHK Sepihak di PT. Intan Sejati Andalan Tuai Protes Keras dari PK-FTIA

BENGKALIS, sensornews.id - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di PT. Intan Sejati Andalan, memicu polemik dan protes keras dari Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan (PK-FTIA). Perusahaan yang merupakan anak perusahaan PT. Mahkota Group Tbk ini dituding melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. (16/06/25) Insiden yang memicu PHK bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Hendrik mengklaim telah memberitahu rekannya tentang tindakannya dan berjanji mengembalikan sapu tersebut pada siang hari. Namun, hingga kini sapu tersebut masih berada di tempat kerjanya. PK-FTIA menilai bahwa PHK sepihak yang dilakukan oleh Manager PT. Intan Sejati Andalan sangat bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Organisasi ini menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih yang telah bekerja selama ...

Management PT.INTAN SEJATI ANDALAN Anak Perusahaan PT.Mahkota Group.T.bk Diduga melakukan PHK SEPIHAK

BENGKALIS, sensornews.id - PT. Intan Sejati Andalan, anak perusahaan PT. Mahkota Group T.bk, Diduga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) SEPIHAK terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di perusahaan tersebut. PK-FTIA (Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan) protes keras atas tindakan ini dan menilai bahwa perusahaan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Jum'at (20/06/2025) Menurut PK-FTIA, Hendrik Saragih telah bekerja di perusahaan sejak tahun 2013 dan telah mengabdi selama 12 tahun. Insiden yang menyebabkan PHK tersebut bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Meskipun Hendrik mengakui kesalahannya, PK-FTIA menilai bahwa tindakan PHK sepihak yang dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. PK-FTIA menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih dan meminta pemerintah di bidang ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti kasus...

Menkeu Sambut Positif Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Yang di Bentuk Polri

JAKARTA, sensornews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut positif inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara.  Satgassus itu dibentuk untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menkeu mengatakan APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat salah satunya dari pajak. Meski demikian, Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dinilai bukan sesuatu yang baru. "Satgassus dari kepolisian ini sebetulnya sudah dari beberapa tahun terakhir karena saya termasuk yang diundang pada saat launching pertama dan ini mungkin diperkuat lagi. Tentu merupakan hal yang positif untuk terus mendukung karena APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat," jelas Menkeu, Rabu (18/6/2025). Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto mengatakan telah mengundang Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara untuk berdiskusi mengenai cara me...