DPP FTIA Ikut Andil dalam Program Creative Facilitation Training Bersama ILO untuk Memperkuat Peran Serikat dalam Mengatasi Diskriminasi Gender di Tempat Kerja
![]() |
| Abel Ketua Komisi Pemuda & Lingkungan DPP FTIA |
SensorNews.Id - Jakarta — Dewan Pengurus Pusat Federasi Transportasi, Industri, Dan Angkutan (DPP FTIA) turut ambil bagian dalam kegiatan Creative Facilitation Training: Strengthening Union’s Contributions to Improving Working Conditions through Addressing Gender-Based Discrimination in the Workplace yang diselenggarakan bersama International Labour Organization (ILO). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas serikat pekerja dalam mendorong kondisi kerja yang adil, inklusif, serta bebas dari diskriminasi berbasis gender.
Pelatihan tersebut diikuti oleh berbagai perwakilan serikat pekerja dari sejumlah sektor industri, dengan fokus pada peningkatan kemampuan fasilitasi kreatif dalam advokasi isu ketenagakerjaan, khususnya yang berkaitan dengan kesetaraan gender dan perlindungan terhadap pekerja perempuan di tempat kerja.
Partisipasi DPP FTIA dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen organisasi untuk terus memperkuat peran serikat pekerja dalam menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan modern, termasuk praktik diskriminasi gender yang masih terjadi di sejumlah sektor pekerjaan.
Perwakilan DPP FTIA dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa serikat pekerja memiliki peran strategis dalam membangun lingkungan kerja yang aman, setara, dan bebas dari diskriminasi. Melalui peningkatan kapasitas kader serikat, diharapkan organisasi mampu mengembangkan pendekatan advokasi yang lebih efektif dalam menangani isu-isu kesetaraan gender.
“Pelatihan ini menjadi ruang penting bagi serikat pekerja untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan dalam memfasilitasi dialog sosial yang konstruktif antara pekerja, serikat, dan pemangku kepentingan lainnya dalam upaya menghapus diskriminasi berbasis gender di tempat kerja,” ujar perwakilan DPP FTIA.
Selain membahas kerangka kerja mengenai kesetaraan gender, pelatihan ini juga memperkenalkan metode creative facilitation yang bertujuan mendorong partisipasi aktif anggota serikat dalam merumuskan solusi bersama terhadap persoalan ketenagakerjaan, termasuk perlindungan bagi kelompok pekerja yang rentan terhadap diskriminasi.
DPP FTIA menegaskan bahwa hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam berbagai program organisasi di tingkat nasional maupun sektor, termasuk penguatan kebijakan internal serikat, peningkatan kesadaran anggota, serta advokasi kebijakan publik yang mendukung terciptanya tempat kerja yang inklusif dan berkeadilan.
Melalui kolaborasi dengan ILO dan berbagai organisasi serikat pekerja lainnya, DPP FTIA berkomitmen untuk terus mendorong penguatan gerakan buruh yang progresif serta memperjuangkan perlindungan hak-hak pekerja tanpa diskriminasi, demi terciptanya dunia kerja yang lebih manusiawi dan berkelanjutan.
( AL )




Komentar