SensorNews.id, Jakarta, Selasa, 31 Maret, 2026. Tentara
Nasional Indonesia (TNI) menyampaikan rasa berduka mendalam atas gugurnya satu
prajurit TNI serta korban luka yang terjadi karena adanya insiden di daerah
penugasan _United Nations Interim Force in Lebanon_ (UNIFIL) akibat eskalasi
situasi keamanan pada Minggu, 29 Maret 2026 di Lebanon Selatan.
Berdasarkan laporan dari daerah penugasan,
insiden tersebut menimpa Prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas
Yonmek XXIII-S/ UNIFIL. Dalam kejadian tersebut, Praka Farizal Rhomadhon
dinyatakan gugur, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu
Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah
mendapatkan penanganan medis.
Keterangan Gambar : Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyampaikan rasa berduka mendalam atas gugurnya satu prajurit TNI serta korban luka yang terjadi karena adanya insiden di daerah penugasan _United Nations Interim Force in Lebanon_ (UNIFIL)
Dalam penanganan, dua orang prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, satu org prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Adapun prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di _East Sector Headquaters_ (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut.
Seiring dengan peningkatan eskalasi di
Lebanon, TNI telah mengambil langkah-langkah peningkatan kewaspadaan sesuai
dengan _Standard Operating Procedure_ (SOP) UNIFIL. Insiden terjadi di tengah
saling serang artileri dan hingga saat ini belum dapat dipastikan pihak yang
secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Proses investigasi masih
dilakukan oleh UNIFIL.
TNI menegaskan komitmennya untuk melaksanakan
tugas sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan
Bangsa-Bangsa secara profesional dan penuh tanggung jawab, dengan tetap
mengutamakan keselamatan Prajurit. TNI juga terus memonitor perkembangan
situasi di lapangan serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi sesuai dinamika
di Daerah Penugasan Lebanon.Sumber: Dinas Penerangan AD/Kadispenad. (DOEL)
Komentar