Langsung ke konten utama

Ketua Persit KCK Cabang XXXV Dim Asahan Gelar Bakti Sosial Ke Perguruan Anak Yatim

                                       

SensorNews.id, Asahan, Sabtu, 14 Maret, 2026. Guna memperingati hari ulang tahun (HUT)ke 80 persatuan isteri tentara (Persit)kartika chandra kurana (KCK)cabang XXXV Dim asahan, Ketua persit ny Vina Ananda Edy Syahputra bersama pengurus melakukan kegiatan bakti sosial ke yayasan perguruan anak yatim di jalan SM Raja kecamatan kota kisaran timur kabupaten,  asahan Jumat 

13/3/2026) Kegiatan bakti sosial merupakan bentuk kepedulian dan perhatian persit KCK, terhadao masyarakat khususnya anak anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan,. Dalam kegiatan tersebut Vina menyerahkan bantuan berupa paket sembako serta santunan kepada anak anak yang berada diyayasan tersebut. Disampaikan Vina , bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari  rangkaian peringatan hut je 80 persit KCK sekaligus sebagai wujud nyata kepedulian sosial kepada sesama

Melalui kegiatan bakti sosial kami berharap dapat membantu meeingankan beban serta memberikan  kebahagian kepada anak anak di yayasan perguruan anak yatim Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat kata Vina Selain itu kegiatan juga dirangkai dengan silaturahmi dan berbagi kebahagian kepada anak anak yatim dalam suasana penuh kekeluargaan  dan kegangatan Ketua Yayasan anak yatim mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh persit KCK XXXV 

Dim asahan. Diharapkannya kegiatan seperti dapat terus terjalin sebagai bentuk kepedulian terhadap anak anak yatim. Diharapkannya kegiatan seperti dapat terus terjalin sebagai bentuk kepedulian terhadap anak anak yatim.(ML)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PHK Sepihak di PT. Intan Sejati Andalan Tuai Protes Keras dari PK-FTIA

BENGKALIS, sensornews.id - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di PT. Intan Sejati Andalan, memicu polemik dan protes keras dari Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan (PK-FTIA). Perusahaan yang merupakan anak perusahaan PT. Mahkota Group Tbk ini dituding melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. (16/06/25) Insiden yang memicu PHK bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Hendrik mengklaim telah memberitahu rekannya tentang tindakannya dan berjanji mengembalikan sapu tersebut pada siang hari. Namun, hingga kini sapu tersebut masih berada di tempat kerjanya. PK-FTIA menilai bahwa PHK sepihak yang dilakukan oleh Manager PT. Intan Sejati Andalan sangat bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Organisasi ini menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih yang telah bekerja selama ...

Management PT.INTAN SEJATI ANDALAN Anak Perusahaan PT.Mahkota Group.T.bk Diduga melakukan PHK SEPIHAK

BENGKALIS, sensornews.id - PT. Intan Sejati Andalan, anak perusahaan PT. Mahkota Group T.bk, Diduga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) SEPIHAK terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di perusahaan tersebut. PK-FTIA (Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan) protes keras atas tindakan ini dan menilai bahwa perusahaan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Jum'at (20/06/2025) Menurut PK-FTIA, Hendrik Saragih telah bekerja di perusahaan sejak tahun 2013 dan telah mengabdi selama 12 tahun. Insiden yang menyebabkan PHK tersebut bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Meskipun Hendrik mengakui kesalahannya, PK-FTIA menilai bahwa tindakan PHK sepihak yang dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. PK-FTIA menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih dan meminta pemerintah di bidang ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti kasus...

Menkeu Sambut Positif Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Yang di Bentuk Polri

JAKARTA, sensornews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut positif inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara.  Satgassus itu dibentuk untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menkeu mengatakan APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat salah satunya dari pajak. Meski demikian, Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dinilai bukan sesuatu yang baru. "Satgassus dari kepolisian ini sebetulnya sudah dari beberapa tahun terakhir karena saya termasuk yang diundang pada saat launching pertama dan ini mungkin diperkuat lagi. Tentu merupakan hal yang positif untuk terus mendukung karena APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat," jelas Menkeu, Rabu (18/6/2025). Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto mengatakan telah mengundang Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara untuk berdiskusi mengenai cara me...