Langsung ke konten utama

PT. Mega Darma Yudha Dan Serikat SPSI Peduli Kasih Sayang untuk Anak Yatim Di Halaman PT Dolphin Food

 


SensorNews.Id - Cikupa  -  PT. Mega Darma Yudha (MDY)  didukung Serikat SPSI  PT Dolphin Food dan Beverages, gelar santunan anak yatim berjalan khidmat di halaman PT Dolphin Kawasan industri III Kelurahan Bunder RT 013 RW 02 Kelurahan Bunder Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang-Banten. Sabtu sore pada pukul: 17'00 WIB hingga selesai (07/03/2026).

Dihadiri para pengurus perwakilan PT Dolphin Food & Beverages, manajemen Security PT Mega Darma Yudha (MDY) serta anggota Serikat SPSI, acara ini mengundang kurang lebih 20 orang anak yatim yang ada di wilayah Kawasan Industri III Kelurahan Bunder khususnya di RT 013/02.

Acara dimulai dengan sambutan oleh Wagimun Ketua SPSI PT Dolphin Food & Beverages menyampaikan,"bahwa acara ini semoga terus berkesinambungan di tahun-tahun yang akan datang, khusus nya untuk kuota anak yatim semoga bisa bertambah,"ujarnya.

Hal senada Bagus, selaku perwakilan manajemen PT Dolphin Foodndalam sambutannya,"mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua penyelenggara yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan santunan anak yatim dan juga kepada para undangan yang hadir,"ucapnya.



Masih ditempat yang sama, Habib Abdurrahim Manshur ARSY dalam tausiyahnya,"Alhamdulillah, kita semua berkumpul di tempat yang mulia ini dengan niat yang baik, yaitu untuk berbagi kasih sayang dan kepedulian kepada anak-anak yatim yang kita cintai. Anak-anak yatim adalah titipan Allah yang harus kita jaga dan kita sayangi. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang akan membawa masa depan kita,"jelasnya.

Rasulullah SAW bersabda, 'Saya dan orang yang mengurus anak yatim seperti ini di surga. '(HR. Bukhari)

Maka, mari kita jadikan anak-anak yatim sebagai prioritas kita. Mari kita berikan mereka kasih sayang, perhatian, dan dukungan yang mereka butuhkan,"terangnya.

Semoga Allah membalas kebaikan kita semua dan menjadikan kita semua sebagai penghuni surga. Aamiin,"tutupnya.

Acara ditutup dengan do'a oleh Habib Abdurrahim Manshur ARSY dan buka puasa bersama.

( IL )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PHK Sepihak di PT. Intan Sejati Andalan Tuai Protes Keras dari PK-FTIA

BENGKALIS, sensornews.id - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di PT. Intan Sejati Andalan, memicu polemik dan protes keras dari Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan (PK-FTIA). Perusahaan yang merupakan anak perusahaan PT. Mahkota Group Tbk ini dituding melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. (16/06/25) Insiden yang memicu PHK bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Hendrik mengklaim telah memberitahu rekannya tentang tindakannya dan berjanji mengembalikan sapu tersebut pada siang hari. Namun, hingga kini sapu tersebut masih berada di tempat kerjanya. PK-FTIA menilai bahwa PHK sepihak yang dilakukan oleh Manager PT. Intan Sejati Andalan sangat bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Organisasi ini menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih yang telah bekerja selama ...

Management PT.INTAN SEJATI ANDALAN Anak Perusahaan PT.Mahkota Group.T.bk Diduga melakukan PHK SEPIHAK

BENGKALIS, sensornews.id - PT. Intan Sejati Andalan, anak perusahaan PT. Mahkota Group T.bk, Diduga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) SEPIHAK terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di perusahaan tersebut. PK-FTIA (Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan) protes keras atas tindakan ini dan menilai bahwa perusahaan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Jum'at (20/06/2025) Menurut PK-FTIA, Hendrik Saragih telah bekerja di perusahaan sejak tahun 2013 dan telah mengabdi selama 12 tahun. Insiden yang menyebabkan PHK tersebut bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Meskipun Hendrik mengakui kesalahannya, PK-FTIA menilai bahwa tindakan PHK sepihak yang dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. PK-FTIA menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih dan meminta pemerintah di bidang ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti kasus...

Menkeu Sambut Positif Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Yang di Bentuk Polri

JAKARTA, sensornews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut positif inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara.  Satgassus itu dibentuk untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menkeu mengatakan APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat salah satunya dari pajak. Meski demikian, Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dinilai bukan sesuatu yang baru. "Satgassus dari kepolisian ini sebetulnya sudah dari beberapa tahun terakhir karena saya termasuk yang diundang pada saat launching pertama dan ini mungkin diperkuat lagi. Tentu merupakan hal yang positif untuk terus mendukung karena APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat," jelas Menkeu, Rabu (18/6/2025). Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto mengatakan telah mengundang Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara untuk berdiskusi mengenai cara me...