Langsung ke konten utama

Ustadz Agus Salam:Kesuksesan Idul Fitri Bukan Hanya Pakaian Baru Dan Ucapan ”Minal Aidin Wal Faizin

SensorNews.Id - Asahan, Jumat 20 Maret 2026 ratusan jamaah dan pimpinan cabang muhammadyah Airjoman, melaksanakan salat idul fitri 1447 hijriah di halaman masjid taqwa Binjai serbangan kecamatan airjoman, kabupaten asahan Jumat (20/3/2.26)

Pengkhotbah Idul fitri, Ustadz Agus Salam dalam penyampaiannya mengatakan bahwa  hari ini kita semua bergembira, hari kembali kepada kesucian(Fitrah)

Meski begitu kata Agus, kesuksesan idul fitri bukan hanya pakaian baru yang kita pakai,  atau ucapan minal aidin wa faizin yang berseliweran di group group medsos, tetapi terbentuknya pribadi ramadhani, dengan hati yang lebih bersih,harta yang lebih berkah, lisan yang senantiasa basah (dzikir)dan salat yang lebih istiqomah

Allah SWT merangkum kesuksesan kemenangan haqiqi itu dalam firmannya.

Lanjut Agus, puasa adalah ibadah yang sangat mendidik keikhlasan , kita tinggalkan semua makan, minum dan syahwat

Ramadhan juga melatih kita melembutkan  hati melalui berbagi. Banyak diantara kita yang lebih mudah berinfaq saat ramadhan diharapkan itu harus menjadi kebiasaan dan berlanjut.

Lebih lanjut Agus mengatakan, harta yang berkah itu harta yang bisa diambil manfaat kebaikan akhiratnya bagi pemiliknya. Banyak orang yang memiliki harta , tapi tak bisa bermafaat baginya, pahala ukhrowinya terhenti karena dalam fikirannya, harta akan berkurang, jika di shodaqohkan. Padahal harta dia sesungguhnya adalah apa yang bisa untuk kehudupan dunia dan ukhrowinya.

Diakhir khotbahnya Agus mengajak jamaah dengan satu gambaran yang mengguncang, satu hari nanti, kita akan sampai di moment, ketika dunia mulai menjauh, suara orang tercinta mulai samar, harta tak busa menahan detik, jabatan tak bisa membayar satu nafas tambahan, yang kita butuhkan bukan tepuk tangan, tapi ketenangan saat bertemu Allah(ML/H.ZM)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PHK Sepihak di PT. Intan Sejati Andalan Tuai Protes Keras dari PK-FTIA

BENGKALIS, sensornews.id - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di PT. Intan Sejati Andalan, memicu polemik dan protes keras dari Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan (PK-FTIA). Perusahaan yang merupakan anak perusahaan PT. Mahkota Group Tbk ini dituding melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. (16/06/25) Insiden yang memicu PHK bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Hendrik mengklaim telah memberitahu rekannya tentang tindakannya dan berjanji mengembalikan sapu tersebut pada siang hari. Namun, hingga kini sapu tersebut masih berada di tempat kerjanya. PK-FTIA menilai bahwa PHK sepihak yang dilakukan oleh Manager PT. Intan Sejati Andalan sangat bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Organisasi ini menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih yang telah bekerja selama ...

Management PT.INTAN SEJATI ANDALAN Anak Perusahaan PT.Mahkota Group.T.bk Diduga melakukan PHK SEPIHAK

BENGKALIS, sensornews.id - PT. Intan Sejati Andalan, anak perusahaan PT. Mahkota Group T.bk, Diduga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) SEPIHAK terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di perusahaan tersebut. PK-FTIA (Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan) protes keras atas tindakan ini dan menilai bahwa perusahaan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Jum'at (20/06/2025) Menurut PK-FTIA, Hendrik Saragih telah bekerja di perusahaan sejak tahun 2013 dan telah mengabdi selama 12 tahun. Insiden yang menyebabkan PHK tersebut bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Meskipun Hendrik mengakui kesalahannya, PK-FTIA menilai bahwa tindakan PHK sepihak yang dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. PK-FTIA menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih dan meminta pemerintah di bidang ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti kasus...

Menkeu Sambut Positif Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Yang di Bentuk Polri

JAKARTA, sensornews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut positif inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara.  Satgassus itu dibentuk untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menkeu mengatakan APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat salah satunya dari pajak. Meski demikian, Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dinilai bukan sesuatu yang baru. "Satgassus dari kepolisian ini sebetulnya sudah dari beberapa tahun terakhir karena saya termasuk yang diundang pada saat launching pertama dan ini mungkin diperkuat lagi. Tentu merupakan hal yang positif untuk terus mendukung karena APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat," jelas Menkeu, Rabu (18/6/2025). Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto mengatakan telah mengundang Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara untuk berdiskusi mengenai cara me...