Langsung ke konten utama

Dorong Pelayanan Publik, PWI Perkuat Sinergi dengan PDAM TB


SensorNews.Id - Tangerang. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang melakukan kunjungan ke PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang sebagai upaya memperkuat sinergi antara insan pers dan penyelenggara layanan publik pada kamis (9/4/2026).

Ketua PWI Kota Tangerang, R. Herwanto, menegaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan membangun komunikasi yang lebih terbuka sekaligus memperkuat peran pers dalam fungsi kontrol sosial.

“PWI siap mengawal pelayanan PDAM agar tetap transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, seluruh jajaran pengurus PWI Kota Tangerang turut hadir.
 
Sejumlah hal dibahas, mulai dari pentingnya keterbukaan informasi hingga peran media dalam menyampaikan aspirasi dan keluhan pelanggan secara berimbang.

PWI juga menyatakan kesiapannya menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan PDAM, terutama dalam mendorong perbaikan layanan air bersih yang selama ini kerap menjadi perhatian publik.


Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Benteng, Doddy Effendi, menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai sinergi dengan media sebagai bagian penting dalam peningkatan kinerja pelayanan.

“Jurnalis adalah salah satu pilar demokrasi. Peran media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengawasi dan memberi masukan kepada kami,” kata Doddy.

Ia menegaskan, PDAM Tirta Benteng membuka diri terhadap kritik dan saran dari media sebagai bahan evaluasi untuk terus berbenah.

“Kami terbuka dalam segala hal. Masukan dari rekan-rekan jurnalis menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara PWI Kota Tangerang dan PDAM Tirta Benteng, khususnya dalam mendorong pelayanan air bersih yang lebih baik, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga.[red]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PHK Sepihak di PT. Intan Sejati Andalan Tuai Protes Keras dari PK-FTIA

BENGKALIS, sensornews.id - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di PT. Intan Sejati Andalan, memicu polemik dan protes keras dari Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan (PK-FTIA). Perusahaan yang merupakan anak perusahaan PT. Mahkota Group Tbk ini dituding melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. (16/06/25) Insiden yang memicu PHK bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Hendrik mengklaim telah memberitahu rekannya tentang tindakannya dan berjanji mengembalikan sapu tersebut pada siang hari. Namun, hingga kini sapu tersebut masih berada di tempat kerjanya. PK-FTIA menilai bahwa PHK sepihak yang dilakukan oleh Manager PT. Intan Sejati Andalan sangat bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Organisasi ini menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih yang telah bekerja selama ...

Management PT.INTAN SEJATI ANDALAN Anak Perusahaan PT.Mahkota Group.T.bk Diduga melakukan PHK SEPIHAK

BENGKALIS, sensornews.id - PT. Intan Sejati Andalan, anak perusahaan PT. Mahkota Group T.bk, Diduga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) SEPIHAK terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di perusahaan tersebut. PK-FTIA (Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan) protes keras atas tindakan ini dan menilai bahwa perusahaan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Jum'at (20/06/2025) Menurut PK-FTIA, Hendrik Saragih telah bekerja di perusahaan sejak tahun 2013 dan telah mengabdi selama 12 tahun. Insiden yang menyebabkan PHK tersebut bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Meskipun Hendrik mengakui kesalahannya, PK-FTIA menilai bahwa tindakan PHK sepihak yang dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. PK-FTIA menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih dan meminta pemerintah di bidang ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti kasus...

Menkeu Sambut Positif Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Yang di Bentuk Polri

JAKARTA, sensornews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut positif inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara.  Satgassus itu dibentuk untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menkeu mengatakan APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat salah satunya dari pajak. Meski demikian, Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dinilai bukan sesuatu yang baru. "Satgassus dari kepolisian ini sebetulnya sudah dari beberapa tahun terakhir karena saya termasuk yang diundang pada saat launching pertama dan ini mungkin diperkuat lagi. Tentu merupakan hal yang positif untuk terus mendukung karena APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat," jelas Menkeu, Rabu (18/6/2025). Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto mengatakan telah mengundang Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara untuk berdiskusi mengenai cara me...