Langsung ke konten utama

Forum Pemred Multimedia dan MitMe.id Jalin Kerjasama Strategis Monetisasi dan Penguatan Brand Media Nasional dan Daerah

SensorNews.Id. Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) dan MitMe.id, platform publikasi dan ekosistem pengembangan bisnis media di bawah PT Kreasi Pena Indonesia, hari ini resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pengembangan program komunikasi desa secara nasional. 

Kolaborasi strategis ini bertujuan membangun strategi monetisasi dan penguatan brand media nasional dan daerah di tengah tekanan industri media yang kian ketat dalam beberapa waktu belakangan.

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Umum Forum Pimred Multimedia Bernardus Wilson Lumi dan Founder MitMe.id Adhitya Noviardi yang disaksikan oleh jajaran pengurus dan tim dari kedua belah pihak.

Kerja sama ini menandai dimulainya program nasional "Desa Go Media" Pemred Sahabat Desa, sebuah inisiatif yang memungkinkan desa-desa untuk mempublikasikan kegiatan pembangunan, potensi ekonomi lokal, kearifan budaya melalui jejaring media yang kredibel yang terasosiasi dengan Forum Pemred Multimedia nasional. 

Transformasi Peran Media di Era Digital

Wilson menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari transformasi peran media dalam mendukung keterbukaan informasi publik hingga ke tingkat akar rumput.

"Media yang tergabung dalam Forum Pemred Multimedia tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai fasilitator informasi pembangunan. Kemitraan dengan MitMe.id membuka akses bagi redaksi kami terhadap sumber informasi langsung dari desa-desa di seluruh Indonesia. Ini memperkaya khazanah konten positif dan solutif bagi masyarakat," jelasnya.

Memperkuat Suara Desa, Memperkaya Konten Media

Dalam sambutannya, Adhitya menambahkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan misi MitMe untuk menjadi ekosistem komunikasi terpadu.

"Selama ini MitMe.id telah menjadi jembatan bagi Desa dan masyarakat untuk mengakses solusi digital, termasuk publikasi ke media di 34 provinsi. Dengan menggandeng Forum Pemred Multimedia, kami ingin memastikan bahwa desa-desa pengguna aplikasi kami memiliki akses langsung ke jaringan media profesional yang kredibel. Ini adalah langkah konkret memperkuat suara desa di kancah nasional," ujarnya.

Aplikasi MitMe.id memang dirancang untuk memudahkan pengguna, termasuk pemerintah desa, dalam mengelola publikasi kegiatan mereka. Melalui fitur yang terintegrasi, desa dapat mengunggah konten yang kemudian dapat diakses dan diverifikasi oleh redaksi media rekanan.

Lebih lanjut, Wilson menekankan bahwa Forum Pemred Multimedia berkomitmen untuk menjaga standar jurnalistik dalam setiap konten yang dipublikasikan. 

"Meskipun difasilitasi oleh platform digital, proses verifikasi dan standar kelayakan berita tetap menjadi otoritas penuh redaksi masing-masing media. Kami akan memastikan sinergi ini berjalan dengan tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik," tambahnya.

Empat Pilar Kerja Sama

Kolaborasi ini disepakati berlandaskan empat pilar utama:

Capacity Building: Program peningkatan kapasitas bagi desa dalam mengelola publikasi digital, serta pelatihan bagi media dalam memanfaatkan teknologi untuk menjaring konten berbasis komunitas.

Content & Data Insight: Riset bersama untuk memetakan tren informasi pembangunan desa yang dapat menjadi rujukan kebijakan.

Community & Convention: Penyelenggaraan forum dan festival komunikasi yang mempertemukan desa, media, dan pemangku kepentingan lainnya.

Commercial Collaboration: Pengembangan model kerja sama bisnis berkelanjutan antara MitMe, Forum Pemred, dan entitas desa.

Timeline Sosialisasi Segera Bergulir

Pasca penandatanganan MoU ini, kedua pihak telah menyiapkan timeline empat fase yang akan berjalan dalam delapan minggu ke depan, mencakup tahap persiapan teknis, sosialisasi ke desa dan redaksi media, uji coba publikasi (pilot project), hingga evaluasi dan perluasan program.

"Kami menargetkan, dalam 1-2 bulan ke depan, sudah ada desa-desa percontohan yang berhasil publikasi melalui media jejaring Forum Pemred. Ini akan menjadi model yang bisa direplikasi secara nasional," tutup Adit.

Tentang Forum Pimred Multimedia Indonesia

Forum Pimred Multimedia Indonesia adalah organisasi yang menghimpun para pimpinan redaksi, pemimpin umum dan pemimpin perusahaan dari berbagai platform media (cetak, online, televisi, dan radio) di Indonesia. 

Forum ini berperan aktif dalam diskusi strategis pengembangan industri media, peningkatan profesionalisme redaksi, serta advokasi kebijakan pers nasional.

Tentang MitMe.id

MitMe.id merupakan platform publikasi dan ekosistem pengembangan bisnis yang didirikan oleh PT Kreasi Pena Indonesia (PenaKita). MitMe menyediakan solusi terpadu bagi Desa, UMKM dan komunitas, termasuk desa, dalam mengelola komunikasi, publikasi ke jaringan media di 34 provinsi, hingga akses pendanaan digital. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui mitme.id dan app.mitme.id.(*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PHK Sepihak di PT. Intan Sejati Andalan Tuai Protes Keras dari PK-FTIA

BENGKALIS, sensornews.id - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di PT. Intan Sejati Andalan, memicu polemik dan protes keras dari Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan (PK-FTIA). Perusahaan yang merupakan anak perusahaan PT. Mahkota Group Tbk ini dituding melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. (16/06/25) Insiden yang memicu PHK bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Hendrik mengklaim telah memberitahu rekannya tentang tindakannya dan berjanji mengembalikan sapu tersebut pada siang hari. Namun, hingga kini sapu tersebut masih berada di tempat kerjanya. PK-FTIA menilai bahwa PHK sepihak yang dilakukan oleh Manager PT. Intan Sejati Andalan sangat bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Organisasi ini menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih yang telah bekerja selama ...

Management PT.INTAN SEJATI ANDALAN Anak Perusahaan PT.Mahkota Group.T.bk Diduga melakukan PHK SEPIHAK

BENGKALIS, sensornews.id - PT. Intan Sejati Andalan, anak perusahaan PT. Mahkota Group T.bk, Diduga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) SEPIHAK terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di perusahaan tersebut. PK-FTIA (Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan) protes keras atas tindakan ini dan menilai bahwa perusahaan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Jum'at (20/06/2025) Menurut PK-FTIA, Hendrik Saragih telah bekerja di perusahaan sejak tahun 2013 dan telah mengabdi selama 12 tahun. Insiden yang menyebabkan PHK tersebut bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Meskipun Hendrik mengakui kesalahannya, PK-FTIA menilai bahwa tindakan PHK sepihak yang dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. PK-FTIA menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih dan meminta pemerintah di bidang ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti kasus...

Menkeu Sambut Positif Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Yang di Bentuk Polri

JAKARTA, sensornews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut positif inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara.  Satgassus itu dibentuk untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menkeu mengatakan APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat salah satunya dari pajak. Meski demikian, Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dinilai bukan sesuatu yang baru. "Satgassus dari kepolisian ini sebetulnya sudah dari beberapa tahun terakhir karena saya termasuk yang diundang pada saat launching pertama dan ini mungkin diperkuat lagi. Tentu merupakan hal yang positif untuk terus mendukung karena APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat," jelas Menkeu, Rabu (18/6/2025). Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto mengatakan telah mengundang Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara untuk berdiskusi mengenai cara me...