Langsung ke konten utama

Harapan Warga Kian Tuntas, Jembatan Garuda Siap Digunakan

SensorNews.Id. Kodam Jaya, Tangerang  - Harapan warga Panunggangan Utara kini semakin tuntas. Pembangunan Jembatan Garuda di Jalan Gorong Giring RT 005/05, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, telah mencapai progres 100 persen, menandai langkah besar menuju pulihnya akses vital masyarakat, di depan mata.

Di balik angka progres tersebut, tersimpan semangat gotong royong yang kuat antara personel TNI dan warga. Hari ini, pekerjaan difokuskan pada tahap finising jalan jembatan, bagian krusial yang menentukan untuk di gunakan jalan penyeberangan.

Personel Koramil 01/Tgr bersama masyarakat terlihat bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan, mulai dari penggalian, pemasangan papan mal, hingga proses pengecoran. Suasana kebersamaan itu menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Komandan Koramil 01/Tgr, Jefresen Sipayung Kamis (23/04/2026) menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini memiliki arti penting bagi kehidupan warga. Terutama 500 KK Kelurahan Panunggangan Utara dan Kelurahan Panunggangan Timur.

"Jembatan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan sosial di Panunggangan Utara dan Timur," ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan TNI bukan sekadar membantu tenaga, tetapi juga menjadi wujud pengabdian nyata kepada masyarakat sekaligus mendorong semangat kebersamaan.

"Kami ingin memastikan pembangunan ini berjalan baik dan selesai tepat waktu. Dengan gotong royong, kami yakin manfaatnya akan dirasakan jangka panjang oleh warga," tambahnya.

Kehadiran TNI di tengah proses pembangunan juga memberikan energi positif bagi warga, yang tetap antusias bekerja meski di bawah tekanan waktu dan kondisi lapangan.

Dengan progres yang terus meningkat, Jembatan Garuda kini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan simbol harapan penghubung kehidupan, penggerak ekonomi, dan jembatan masa depan bagi ratusan keluarga di wilayah tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PHK Sepihak di PT. Intan Sejati Andalan Tuai Protes Keras dari PK-FTIA

BENGKALIS, sensornews.id - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di PT. Intan Sejati Andalan, memicu polemik dan protes keras dari Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan (PK-FTIA). Perusahaan yang merupakan anak perusahaan PT. Mahkota Group Tbk ini dituding melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. (16/06/25) Insiden yang memicu PHK bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Hendrik mengklaim telah memberitahu rekannya tentang tindakannya dan berjanji mengembalikan sapu tersebut pada siang hari. Namun, hingga kini sapu tersebut masih berada di tempat kerjanya. PK-FTIA menilai bahwa PHK sepihak yang dilakukan oleh Manager PT. Intan Sejati Andalan sangat bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Organisasi ini menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih yang telah bekerja selama ...

Management PT.INTAN SEJATI ANDALAN Anak Perusahaan PT.Mahkota Group.T.bk Diduga melakukan PHK SEPIHAK

BENGKALIS, sensornews.id - PT. Intan Sejati Andalan, anak perusahaan PT. Mahkota Group T.bk, Diduga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) SEPIHAK terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di perusahaan tersebut. PK-FTIA (Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan) protes keras atas tindakan ini dan menilai bahwa perusahaan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Jum'at (20/06/2025) Menurut PK-FTIA, Hendrik Saragih telah bekerja di perusahaan sejak tahun 2013 dan telah mengabdi selama 12 tahun. Insiden yang menyebabkan PHK tersebut bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Meskipun Hendrik mengakui kesalahannya, PK-FTIA menilai bahwa tindakan PHK sepihak yang dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. PK-FTIA menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih dan meminta pemerintah di bidang ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti kasus...

Menkeu Sambut Positif Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Yang di Bentuk Polri

JAKARTA, sensornews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut positif inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara.  Satgassus itu dibentuk untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menkeu mengatakan APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat salah satunya dari pajak. Meski demikian, Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dinilai bukan sesuatu yang baru. "Satgassus dari kepolisian ini sebetulnya sudah dari beberapa tahun terakhir karena saya termasuk yang diundang pada saat launching pertama dan ini mungkin diperkuat lagi. Tentu merupakan hal yang positif untuk terus mendukung karena APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat," jelas Menkeu, Rabu (18/6/2025). Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto mengatakan telah mengundang Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara untuk berdiskusi mengenai cara me...