Langsung ke konten utama

ICMI Tangerang Luncurkan 7 Buku, Jazuli Ungkap Bahaya Generasi Kecanduan Scroll

                                    

Kota. Tangerang, SensorNews.id, Senin, 6 Maret, 2026. Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kota Tangerang memanfaatkan momentum Halal Bihalal 1447 Hijriah dengan menggelar launching dan diskusi buku karya para pengurusnya, Minggu (5/4/2026).Kegiatan yang digelar di Resto Dermaga, Kunciran Pinang itu menghadirkan suasana berbeda. Selain silaturahmi pasca-Ramadan, acara diisi dengan peluncuran tujuh


buku dan bedah empat buku bersama para penulisnya. Ketua ICMI Kota Tangerang, Ahmad Jazuli Abdillah, menyoroti kondisi masyarakat di era digital yang dinilai mengalami penurunan minat membaca dan menulis.“Di era serba digital seperti sekarang, budaya literasi harus terus tumbuh dan berkembang. Kita melihat fenomena masyarakat yang kecanduan scrolling media sosial atau ‘doomscrolling’, ini terjadi di berbagai kalangan,” ujar Jazuli.Ia

 menjelaskan, ICMI memilih pendekatan literasi sebagai bagian dari dakwah yang lebih luas. Melalui buku dan tulisan, gagasan dapat disebarkan dan memberi dampak bagi masyarakat.“Kami ingin mendorong lahirnya karya-karya yang bisa menjadi referensi dan inspirasi. Ini juga bentuk apresiasi kepada para penulis dan motivasi bagi aktivis, muballigh, serta kalangan akademisi,” katanya.Dalam kegiatan tersebut, sejumlah buku yang diluncurkan

antara lain “Strategi Marketing Mix Politik” karya Dr. Asep Ferry Bastian, “Pendidikan Agama Islam Dalam Perspektif Multikulturalisme” karya Dr. H. Susari, “Covid-19 Merubah Dunia Manufaktur Indonesia” karya Dr. Ir. Ellysa Kusuma Laksanawati, serta “Pendidikan Berkeadaban” karya Dr. Arum Patayan. Jazuli juga menyinggung potensi besar sumber daya manusia di Kota Tangerang, termasuk lulusan pesantren dan alumni perguruan tinggi luar

negeri yang dinilai belum terhubung secara optimal. “Kita punya banyak lulusan dari Timur Tengah seperti Al-Azhar, Maroko, dan Yaman. Ke depan harus ada kolaborasi agar ilmu yang dimiliki bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.Ustadz H. Kemal Aditya, alumni Universitas Al-Azhar Kairo yang hadir dalam acara tersebut, menyatakan kesiapan untuk bersinergi. “Insya Allah kami siap berkolaborasi dengan ICMI dan Pemerintah Kota

Tangerang. Silaturahmi ini sangat bermanfaat,” ucapnya. Acara ini juga dihadiri berbagai unsur organisasi dan komunitas, mulai dari NU, Muhammadiyah, MUI, hingga komunitas literasi dan majelis taklim.Tuan rumah kegiatan, H. Ayi Nuryadin yang juga menjabat Camat di Kota Tangerang, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. “Kami merasa

bahagia bisa ikut bersinergi dengan para cendekiawan yang memiliki banyak gagasan untuk masyarakat. Ini menjadi bagian dari upaya memajukan pendidikan,” katanya.Kegiatan berlangsung hangat dan penuh diskusi, menunjukkan geliat literasi yang terus didorong di tengah perkembangan teknologi digital.(DOEL)

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PHK Sepihak di PT. Intan Sejati Andalan Tuai Protes Keras dari PK-FTIA

BENGKALIS, sensornews.id - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di PT. Intan Sejati Andalan, memicu polemik dan protes keras dari Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan (PK-FTIA). Perusahaan yang merupakan anak perusahaan PT. Mahkota Group Tbk ini dituding melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. (16/06/25) Insiden yang memicu PHK bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Hendrik mengklaim telah memberitahu rekannya tentang tindakannya dan berjanji mengembalikan sapu tersebut pada siang hari. Namun, hingga kini sapu tersebut masih berada di tempat kerjanya. PK-FTIA menilai bahwa PHK sepihak yang dilakukan oleh Manager PT. Intan Sejati Andalan sangat bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Organisasi ini menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih yang telah bekerja selama ...

Management PT.INTAN SEJATI ANDALAN Anak Perusahaan PT.Mahkota Group.T.bk Diduga melakukan PHK SEPIHAK

BENGKALIS, sensornews.id - PT. Intan Sejati Andalan, anak perusahaan PT. Mahkota Group T.bk, Diduga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) SEPIHAK terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di perusahaan tersebut. PK-FTIA (Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan) protes keras atas tindakan ini dan menilai bahwa perusahaan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Jum'at (20/06/2025) Menurut PK-FTIA, Hendrik Saragih telah bekerja di perusahaan sejak tahun 2013 dan telah mengabdi selama 12 tahun. Insiden yang menyebabkan PHK tersebut bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Meskipun Hendrik mengakui kesalahannya, PK-FTIA menilai bahwa tindakan PHK sepihak yang dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. PK-FTIA menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih dan meminta pemerintah di bidang ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti kasus...

Menkeu Sambut Positif Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Yang di Bentuk Polri

JAKARTA, sensornews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut positif inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara.  Satgassus itu dibentuk untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menkeu mengatakan APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat salah satunya dari pajak. Meski demikian, Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dinilai bukan sesuatu yang baru. "Satgassus dari kepolisian ini sebetulnya sudah dari beberapa tahun terakhir karena saya termasuk yang diundang pada saat launching pertama dan ini mungkin diperkuat lagi. Tentu merupakan hal yang positif untuk terus mendukung karena APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat," jelas Menkeu, Rabu (18/6/2025). Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto mengatakan telah mengundang Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara untuk berdiskusi mengenai cara me...