Langsung ke konten utama

Kapolres Tanjungbalai Pimpin Sertijab Lima Pejabat Utama

SensorNews.Id - Tanjungbalai. Jumat 17 April 2026 polres Tanjungbalai menggelar upacara serahterima jabatan (Sertijab)bagi sejumlah pejabat utama dan kapolsek di lapangan apel polres tanjungbalai , rabu (15/4/2026)

Kapolres tanjungbalai AKBP Welman Feri secara langsung memimpin upacara itu,  menyebut, kegiatan mutasi ini merupakan tindak lanjut dari surat keputusan kapolda sumatera utara mengenai pemberhentian dan pengangkatan jabatan dilingkungan polda sumut

Jabatan yang diserahterimakan meliputi kabagops, kasatres narkoba, kasat samapta, kasikum hingga kapolsek Datuk Bandar

Rincian pejabat yang menempati posisi baru kabagops kini dikepalai oleh AKP Natal Fernando Saragih, Kasat Narkoba kini dikepalai oleh AKP Yudi Fitriansyah, kasat samapta kini dikepalai oleh AKP Marihat P Panggabean dan Kasikum dikepali oleh Iptu Parlindungan Saragi, serta Kapolsek Datuk Bandar dikepalai oleh Iptu Hendra Lion Hutasoit.

Dalam  amanatnya Welman menekankan bahwa mutasi jabatan adalah hal yang lumrah dan dinamis dalam organisasi polri.

Hal ini dilakukan untuk penyegaran (tour of duty)sekaligus pengembangan karier personel katanya

“Saya ucapkan tetima kasih yang sebesar besarnya kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian,  selama bertugas di polres tanjungbalai .Banyak kontribusi yang telah diberikan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif kata Welman

Kepada pejabat baru  diucapkan selamat datang dan diminta untuk segera beradaptasi dilingkungan kerja yang baru

Diharapkan prestasi yang telah diukir oleh pejabat sebelumnya dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Segera sesuaikan diri, teruskan kunerja baik yang sudah ada dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat ujar Welman Feri (ML)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PHK Sepihak di PT. Intan Sejati Andalan Tuai Protes Keras dari PK-FTIA

BENGKALIS, sensornews.id - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di PT. Intan Sejati Andalan, memicu polemik dan protes keras dari Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan (PK-FTIA). Perusahaan yang merupakan anak perusahaan PT. Mahkota Group Tbk ini dituding melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. (16/06/25) Insiden yang memicu PHK bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Hendrik mengklaim telah memberitahu rekannya tentang tindakannya dan berjanji mengembalikan sapu tersebut pada siang hari. Namun, hingga kini sapu tersebut masih berada di tempat kerjanya. PK-FTIA menilai bahwa PHK sepihak yang dilakukan oleh Manager PT. Intan Sejati Andalan sangat bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Organisasi ini menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih yang telah bekerja selama ...

Management PT.INTAN SEJATI ANDALAN Anak Perusahaan PT.Mahkota Group.T.bk Diduga melakukan PHK SEPIHAK

BENGKALIS, sensornews.id - PT. Intan Sejati Andalan, anak perusahaan PT. Mahkota Group T.bk, Diduga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) SEPIHAK terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di perusahaan tersebut. PK-FTIA (Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan) protes keras atas tindakan ini dan menilai bahwa perusahaan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Jum'at (20/06/2025) Menurut PK-FTIA, Hendrik Saragih telah bekerja di perusahaan sejak tahun 2013 dan telah mengabdi selama 12 tahun. Insiden yang menyebabkan PHK tersebut bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Meskipun Hendrik mengakui kesalahannya, PK-FTIA menilai bahwa tindakan PHK sepihak yang dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. PK-FTIA menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih dan meminta pemerintah di bidang ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti kasus...

Menkeu Sambut Positif Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Yang di Bentuk Polri

JAKARTA, sensornews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut positif inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara.  Satgassus itu dibentuk untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menkeu mengatakan APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat salah satunya dari pajak. Meski demikian, Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dinilai bukan sesuatu yang baru. "Satgassus dari kepolisian ini sebetulnya sudah dari beberapa tahun terakhir karena saya termasuk yang diundang pada saat launching pertama dan ini mungkin diperkuat lagi. Tentu merupakan hal yang positif untuk terus mendukung karena APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat," jelas Menkeu, Rabu (18/6/2025). Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto mengatakan telah mengundang Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara untuk berdiskusi mengenai cara me...