Langsung ke konten utama

Korem 052/Wijayakrama Bangun Sinergi Lewat Pembinaan Jaring Mitra Karib

SensorNews.Id - Tangerang – Danrem 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faizal Rizal, S.I.P., membuka kegiatan Pembinaan Jaring Mitra Karib Korem 052/Wijayakrama Tahun 2026 yang digelar di Aula Makorem 052/Wijayakrama, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Mewujudkan Binter TNI AD yang Adaptif Melalui Kegiatan Pembinaan Jaring Mitra Karib Guna Mengoptimalkan Deteksi Dini, Cegah Dini, Temu Cepat dan Lapor Cepat Bagi Apkowil.”

Dalam sambutannya, Danrem 052/Wijayakrama menegaskan bahwa kegiatan Pembinaan Jaring Mitra Karib merupakan salah satu upaya strategis dalam memperkuat sinergitas antara aparat kewilayahan (Apkowil) dengan seluruh komponen masyarakat. 

Hal ini penting guna mendukung tugas pokok TNI AD, khususnya dalam bidang pembinaan teritorial.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komunikasi yang efektif serta hubungan yang harmonis antara Apkowil dengan mitra karib di wilayah. Sehingga mampu meningkatkan kemampuan deteksi dini, cegah dini, temu cepat, dan lapor cepat terhadap berbagai potensi kerawanan di wilayah,” ujar Danrem.

Lebih lanjut disampaikan bahwa tantangan tugas ke depan semakin kompleks dan dinamis, sehingga diperlukan aparat kewilayahan yang adaptif, responsif, serta mampu berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan Pembinaan Jaring Mitra Karib ini di hadiri para Kasi Korem 052/Wkr dan diikuti oleh perwakilan masyarakat dari berbagai unsur, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta aparat kewilayahan di jajaran Korem 052/Wijayakrama.

Melalui pembinaan ini diharapkan terjalin hubungan yang semakin solid dalam rangka menciptakan kondisi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab guna memperkuat pemahaman peserta terkait peran dan fungsi jaring mitra karib dalam mendukung tugas pembinaan teritorial.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PHK Sepihak di PT. Intan Sejati Andalan Tuai Protes Keras dari PK-FTIA

BENGKALIS, sensornews.id - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di PT. Intan Sejati Andalan, memicu polemik dan protes keras dari Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan (PK-FTIA). Perusahaan yang merupakan anak perusahaan PT. Mahkota Group Tbk ini dituding melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. (16/06/25) Insiden yang memicu PHK bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Hendrik mengklaim telah memberitahu rekannya tentang tindakannya dan berjanji mengembalikan sapu tersebut pada siang hari. Namun, hingga kini sapu tersebut masih berada di tempat kerjanya. PK-FTIA menilai bahwa PHK sepihak yang dilakukan oleh Manager PT. Intan Sejati Andalan sangat bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Organisasi ini menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih yang telah bekerja selama ...

Management PT.INTAN SEJATI ANDALAN Anak Perusahaan PT.Mahkota Group.T.bk Diduga melakukan PHK SEPIHAK

BENGKALIS, sensornews.id - PT. Intan Sejati Andalan, anak perusahaan PT. Mahkota Group T.bk, Diduga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) SEPIHAK terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di perusahaan tersebut. PK-FTIA (Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan) protes keras atas tindakan ini dan menilai bahwa perusahaan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Jum'at (20/06/2025) Menurut PK-FTIA, Hendrik Saragih telah bekerja di perusahaan sejak tahun 2013 dan telah mengabdi selama 12 tahun. Insiden yang menyebabkan PHK tersebut bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Meskipun Hendrik mengakui kesalahannya, PK-FTIA menilai bahwa tindakan PHK sepihak yang dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. PK-FTIA menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih dan meminta pemerintah di bidang ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti kasus...

Menkeu Sambut Positif Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Yang di Bentuk Polri

JAKARTA, sensornews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut positif inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara.  Satgassus itu dibentuk untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menkeu mengatakan APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat salah satunya dari pajak. Meski demikian, Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dinilai bukan sesuatu yang baru. "Satgassus dari kepolisian ini sebetulnya sudah dari beberapa tahun terakhir karena saya termasuk yang diundang pada saat launching pertama dan ini mungkin diperkuat lagi. Tentu merupakan hal yang positif untuk terus mendukung karena APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat," jelas Menkeu, Rabu (18/6/2025). Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto mengatakan telah mengundang Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara untuk berdiskusi mengenai cara me...