Langsung ke konten utama

Korem 052/Wkr Kick Off Renovasi Panti Asuhan Assalimah

SensorNews.Id - Tangerang - Kabar gembira datang dari Panti Asuhan Assalimah di jalan Kedaung 1 Kp. Kedaung Rt 03 Rw 06, Desa Rancagong, Kec. Legok, Kab. Tangerang. TNI AD melalui Korem 052/Wijayakrama kick off (memulai) renovasi terhadap fasilitas panti asuhan tersebut yang dimulai pada hari Senin. (27/4/2026)

Hari pertama yang dikerjakan meliputi pembongkaran atap bangunan, ruang kamar dan penggalian pondasi. Hal ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama anak-anak yatim piatu yang berada di Panti Asuhan Assalimah.

Komandan Korem 052/Wkr, Brigjen TNI Faizal Rizal, S.I.P., ditempat terpisah menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya renovasi Panti Asuhan ini dalam rangka mewujudkan lingkungan yang lebih baik dan nyaman bagi anak-anak di Panti Asuhan Assalimah.

"Renovasi yang kita lakukan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD, terhadap anak-anak yatim piatu yang merupakan calon penerus bangsa” ujarnya.

Pimpinan Panti Asuhan Assalimah, Ustadz Muhammad Agus Salim

menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. “Kami sangat terharu dan berterima kasih kepada TNI AD melalui Korem 052/Wkr atas kepeduliannya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, dengan adanya renovasi ini, anak-anak panti asuhan dapat tinggal dan belajar dengan lebih nyaman serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik,'' tuturnya.

Renovasi yang akan dilakukan meliputi penggantian atap bangunan, penambahan fasilitas kamar mandi dan sanitasi serta perbaikan kamar tidur dan ruang belajar serta pengecatan ulang bangunan.

Untuk diketahui bahwa program TNI AD dengan kegiatan merenovasi Panti Asuhan tidak hanya dilaksanakan di Tangerang saja, tetapi juga dilakukan di seluruh Indonesia. Selain program renovasi Panti Asuhan, TNI AD juga melaksanakan program pembuatan Akta Kelahiran untuk anak - anak Panti Asuhan, sehingga diharapkan kehadiran TNI AD di tengah-tengah masyarakat dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan sosial.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PHK Sepihak di PT. Intan Sejati Andalan Tuai Protes Keras dari PK-FTIA

BENGKALIS, sensornews.id - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di PT. Intan Sejati Andalan, memicu polemik dan protes keras dari Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan (PK-FTIA). Perusahaan yang merupakan anak perusahaan PT. Mahkota Group Tbk ini dituding melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. (16/06/25) Insiden yang memicu PHK bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Hendrik mengklaim telah memberitahu rekannya tentang tindakannya dan berjanji mengembalikan sapu tersebut pada siang hari. Namun, hingga kini sapu tersebut masih berada di tempat kerjanya. PK-FTIA menilai bahwa PHK sepihak yang dilakukan oleh Manager PT. Intan Sejati Andalan sangat bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Organisasi ini menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih yang telah bekerja selama ...

Management PT.INTAN SEJATI ANDALAN Anak Perusahaan PT.Mahkota Group.T.bk Diduga melakukan PHK SEPIHAK

BENGKALIS, sensornews.id - PT. Intan Sejati Andalan, anak perusahaan PT. Mahkota Group T.bk, Diduga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) SEPIHAK terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di perusahaan tersebut. PK-FTIA (Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan) protes keras atas tindakan ini dan menilai bahwa perusahaan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Jum'at (20/06/2025) Menurut PK-FTIA, Hendrik Saragih telah bekerja di perusahaan sejak tahun 2013 dan telah mengabdi selama 12 tahun. Insiden yang menyebabkan PHK tersebut bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Meskipun Hendrik mengakui kesalahannya, PK-FTIA menilai bahwa tindakan PHK sepihak yang dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. PK-FTIA menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih dan meminta pemerintah di bidang ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti kasus...

Menkeu Sambut Positif Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Yang di Bentuk Polri

JAKARTA, sensornews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut positif inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara.  Satgassus itu dibentuk untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menkeu mengatakan APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat salah satunya dari pajak. Meski demikian, Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dinilai bukan sesuatu yang baru. "Satgassus dari kepolisian ini sebetulnya sudah dari beberapa tahun terakhir karena saya termasuk yang diundang pada saat launching pertama dan ini mungkin diperkuat lagi. Tentu merupakan hal yang positif untuk terus mendukung karena APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat," jelas Menkeu, Rabu (18/6/2025). Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto mengatakan telah mengundang Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara untuk berdiskusi mengenai cara me...