SensorNews.Id - Jakarta — Federasi Transportasi Industri dan Angkutan (FTIA) memastikan persiapan aksi Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Monumen Nasional (Monas) dilakukan secara matang dan terkoordinasi. Konsolidasi anggota telah digelar sejak jauh hari guna memastikan mobilisasi berjalan tertib dan efektif.
Pengerahan massa dilakukan dari tiga titik utama. Dari wilayah Bogor, peserta aksi akan berkumpul di Alun-Alun Bogor dengan dukungan dua unit bus. Sementara dari wilayah Banten, titik kumpul dipusatkan di kawasan Citra Raya Cikupa, Kabupaten Tangerang, dengan empat bus yang telah disiapkan. Adapun peserta dari Jakarta dan Bekasi akan berkumpul di Shelter Grab Stasiun MRT Fatmawati Station, Cilandak, sebagai titik keberangkatan menuju Monas.
Seluruh rangkaian pergerakan massa dikomandoi oleh Abel Husein Lubis selaku koordinator lapangan yang ditunjuk langsung oleh Ketua Umum DPP FTIA, Efendi Lubis. Penunjukan tersebut menjadi bagian dari strategi organisasi dalam memastikan aksi berjalan disiplin, aman, dan sesuai dengan tujuan perjuangan.
Abel Husein Lubis menyampaikan bahwa kesiapan teknis, termasuk armada, titik kumpul, serta koordinasi antarwilayah telah dimatangkan. “Kami telah melakukan konsolidasi dan memastikan seluruh peserta memahami titik kumpul serta mekanisme keberangkatan. Target kami, aksi berjalan tertib dan aspirasi tersampaikan dengan jelas,” ujarnya.
FTIA mendorong pemerintah untuk segera menghadirkan regulasi yang komprehensif guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi pekerja platform, seiring pesatnya perkembangan ekonomi digital di Indonesia.
Selain itu, seluruh peserta aksi diimbau untuk menjaga ketertiban, mengedepankan aksi damai, serta menjunjung tinggi solidaritas antarpekerja selama kegiatan berlangsung.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang solid, FTIA optimistis aksi May Day di Monas akan berjalan lancar dan menjadi momentum penting dalam memperjuangkan hak-hak pekerja, khususnya di sektor transportasi dan industri.


Komentar