Langsung ke konten utama

Wagub Jatim Emil Dardak Resmikan Berdirinya BAMUS Madura

                                            

            Inisiator BAMUS Madura KRH. HM. Jusuf Rizal mengalungkan tandas kehormatan dan selamat
            datang kepada Wagub Jatim Emil Dardak. (Foto: jaringan PWMOI)

Bangkalan, Jakarta, SensorNews.id, Senin, 6 Maret, 2026. Pemukulan Gong Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak menandai berdirinya BAMUS (Badan Musyawarah) Madura. Emil Dardak berharap BAMUS Madura dapat mengawal investor ke Pulau Madura. Bamus Madura digagas KRH.HM.Jusuf Rizal, Ketua Umum Madas Nusantara dan dudeklarasikan tiga ormas Madas (Madas Sedarah, Madas Serumpun dan Madas Nusantara), 1 April 2026 di

Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Pada peresmian tersebut, para Bupati se-Pulau Madura, ulama, tokoh, pengusaha, akademisi, budayawan dan Ormas ke-Maduraan/LSM memberikan dukungan. Mereka menilai hadirnya BAMUS Madura akan dapat mendorong perubahan, pembangunan dan mengawal investor dari gangguan pihak yang berpikiran sempet.Adalah sang penggagas Drs.KRH.HM.Jusuf Rizal,SH,SE,M.Si, pria keturunan Raja Sumenep, Arya

Wiraraja, aktivis anti korupsi, Relawan Prabowo itu kepada wartawan mengatakan, pendirian BAMUS Madura diharapkan selain mewadahi, membina, mendidik ormas ke-Maduraan agar lebih profesional, serta dapat berperan untuk menarik investor bagi pembangunan ke Pulau MaduraHal yang sama juga disampaikan Emil Dardak dalam sambutannya, bahwa kehadiran BAMUS Madura diharap dapat berkolaburasi dan bersinergi dengan berbagai pihak guna

mendatangkan para investor ke Pulau Madura. Kata Emil Dardak, figur yang dinilai potensi menjadi Gubernur Jatim, periode 2029-2034, lewat Bamus Madura hendaknya bisa menjadi lokomotif mendatangkan investor dan mengajak pengusaha berinvestasi ke Pulau Madura.BAMUS Madura dapat memberi jaminan tidak adanya gangguan. Semua pihak harus ikut menjaga kondusifitas dalam berinvestasi. Jusuf Rizal, tokoh pekerja dan buruh, Presiden


LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu, menambahkan jika BAMUS Madura akan turut mendorong Madura sebagai KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) untuk Tembakau, Garam dan Penggemukan Sapi, KIK (Kawasan Investasi Khusus) untuk industri maritim dan energi baru terbarukan serta mendorong berdirinya Bank Madura.Berdasarkan catatan Redaksi Peluncuran BAMUS Madura dilakukan HM.Jusuf Rizal (Ketum Madas Nusantara), M.Taufik

(Ketum Madas Sedarah) dan A.Kadir (Sekjen Madas Serumpun).Dalam rapat perdana di Pendopo Bupati Bangkalan, telah disampaikan hasil rapat kepada Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, sebagai salah satu pembina, yaitu .HM.Jusuf Rizal, Ketua Tim Formatur, Sekretaris, M.Taufik serta Bendahara. A.Kadir.(DOEL)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PHK Sepihak di PT. Intan Sejati Andalan Tuai Protes Keras dari PK-FTIA

BENGKALIS, sensornews.id - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di PT. Intan Sejati Andalan, memicu polemik dan protes keras dari Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan (PK-FTIA). Perusahaan yang merupakan anak perusahaan PT. Mahkota Group Tbk ini dituding melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. (16/06/25) Insiden yang memicu PHK bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Hendrik mengklaim telah memberitahu rekannya tentang tindakannya dan berjanji mengembalikan sapu tersebut pada siang hari. Namun, hingga kini sapu tersebut masih berada di tempat kerjanya. PK-FTIA menilai bahwa PHK sepihak yang dilakukan oleh Manager PT. Intan Sejati Andalan sangat bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Organisasi ini menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih yang telah bekerja selama ...

Management PT.INTAN SEJATI ANDALAN Anak Perusahaan PT.Mahkota Group.T.bk Diduga melakukan PHK SEPIHAK

BENGKALIS, sensornews.id - PT. Intan Sejati Andalan, anak perusahaan PT. Mahkota Group T.bk, Diduga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) SEPIHAK terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di perusahaan tersebut. PK-FTIA (Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan) protes keras atas tindakan ini dan menilai bahwa perusahaan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Jum'at (20/06/2025) Menurut PK-FTIA, Hendrik Saragih telah bekerja di perusahaan sejak tahun 2013 dan telah mengabdi selama 12 tahun. Insiden yang menyebabkan PHK tersebut bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Meskipun Hendrik mengakui kesalahannya, PK-FTIA menilai bahwa tindakan PHK sepihak yang dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. PK-FTIA menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih dan meminta pemerintah di bidang ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti kasus...

Menkeu Sambut Positif Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Yang di Bentuk Polri

JAKARTA, sensornews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut positif inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara.  Satgassus itu dibentuk untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menkeu mengatakan APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat salah satunya dari pajak. Meski demikian, Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dinilai bukan sesuatu yang baru. "Satgassus dari kepolisian ini sebetulnya sudah dari beberapa tahun terakhir karena saya termasuk yang diundang pada saat launching pertama dan ini mungkin diperkuat lagi. Tentu merupakan hal yang positif untuk terus mendukung karena APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat," jelas Menkeu, Rabu (18/6/2025). Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto mengatakan telah mengundang Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara untuk berdiskusi mengenai cara me...