Langsung ke konten utama

Wakasad Tinjau Pembangunan Yon TP 942/Arya Wangsakara di Tangerang

SensorNews.Id - Tangerang. Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa meninjau langsung pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 942/Arya Wangsakara yang berlokasi di Jalan Palasari, Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat (17/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wakasad didampingi oleh Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., Danrem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Faizal Rizal, S.I.P., serta para pejabat dari Mabesad, Kodam Jaya, dan Korem 052/Wijayakrama.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan berupa hormat berjajar dari prajurit Yon TP 942/Arya Wangsakara, dilanjutkan dengan paparan oleh Danyon TP 942/AW Letkol Inf Syarief Al Marthada, S.S.T.Han., S.I.P. Selanjutnya, Wakasad melaksanakan, penanaman pohon, penebaran bibit ikan, peninjauan lokasi pembangunan, 

serta pemberian bantuan sembako kepada masyarakat sekitar.

Kegiatan juga diisi dengan pengarahan kepada seluruh prajurit.

Dalam arahannya, Wakasad menyampaikan bahwa pembentukan Yon TP 942/Arya Wangsakara bertujuan untuk menghadirkan satuan yang tidak hanya berperan dalam Operasi Militer untuk Perang (OMP), tetapi juga aktif dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), seperti membantu percepatan pembangunan di wilayah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Lebih lanjut, Wakasad menekankan beberapa hal penting kepada prajurit, antara lain agar senantiasa berlatih untuk menjadi prajurit profesional dalam membela bangsa dan negara, aktif membantu masyarakat sekitar dalam pelaksanaan tugas OMSP, serta berprestasi di berbagai bidang.

“Prajurit harus memiliki fisik yang prima, mahir menembak, bela diri, dan navigasi darat, serta memiliki kemampuan tempur yang baik tanpa meninggalkan sikap rendah hati,” tegasnya.

Wakasad juga mengingatkan agar seluruh prajurit Yon TP 942/Arya Wangsakara menjaga hubungan baik dengan masyarakat dan menghindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun. “Prajurit tidak boleh menyakiti hati rakyat, karena TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat,” pesannya.

Kegiatan kunjungan diakhiri dengan penulisan kesan dan pesan oleh Wakasad, serta penyerahan bantuan peralatan olahraga yang diterima secara simbolis oleh Danyon TP 942/Arya Wangsakara.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi seluruh prajurit dalam mendukung penyelesaian pembangunan Yon TP 942/Arya Wangsakara serta meningkatkan kesiapan satuan dalam menjalankan tugas ke depan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PHK Sepihak di PT. Intan Sejati Andalan Tuai Protes Keras dari PK-FTIA

BENGKALIS, sensornews.id - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di PT. Intan Sejati Andalan, memicu polemik dan protes keras dari Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan (PK-FTIA). Perusahaan yang merupakan anak perusahaan PT. Mahkota Group Tbk ini dituding melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. (16/06/25) Insiden yang memicu PHK bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Hendrik mengklaim telah memberitahu rekannya tentang tindakannya dan berjanji mengembalikan sapu tersebut pada siang hari. Namun, hingga kini sapu tersebut masih berada di tempat kerjanya. PK-FTIA menilai bahwa PHK sepihak yang dilakukan oleh Manager PT. Intan Sejati Andalan sangat bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Organisasi ini menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih yang telah bekerja selama ...

Management PT.INTAN SEJATI ANDALAN Anak Perusahaan PT.Mahkota Group.T.bk Diduga melakukan PHK SEPIHAK

BENGKALIS, sensornews.id - PT. Intan Sejati Andalan, anak perusahaan PT. Mahkota Group T.bk, Diduga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) SEPIHAK terhadap Hendrik Saragih, seorang karyawan bagian Veletising Helper di perusahaan tersebut. PK-FTIA (Pengurus Komisaraiat Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan) protes keras atas tindakan ini dan menilai bahwa perusahaan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Jum'at (20/06/2025) Menurut PK-FTIA, Hendrik Saragih telah bekerja di perusahaan sejak tahun 2013 dan telah mengabdi selama 12 tahun. Insiden yang menyebabkan PHK tersebut bermula pada Kamis, 12 Juni 2025, ketika Hendrik Saragih mengambil sapu lantai di mess G-09. Meskipun Hendrik mengakui kesalahannya, PK-FTIA menilai bahwa tindakan PHK sepihak yang dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. PK-FTIA menuntut keadilan bagi Hendrik Saragih dan meminta pemerintah di bidang ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti kasus...

Menkeu Sambut Positif Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Yang di Bentuk Polri

JAKARTA, sensornews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut positif inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara.  Satgassus itu dibentuk untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menkeu mengatakan APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat salah satunya dari pajak. Meski demikian, Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dinilai bukan sesuatu yang baru. "Satgassus dari kepolisian ini sebetulnya sudah dari beberapa tahun terakhir karena saya termasuk yang diundang pada saat launching pertama dan ini mungkin diperkuat lagi. Tentu merupakan hal yang positif untuk terus mendukung karena APBN yang sehat harus didukung oleh penerimaan negara yang kuat," jelas Menkeu, Rabu (18/6/2025). Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto mengatakan telah mengundang Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara untuk berdiskusi mengenai cara me...