Krisis Air di Gaza Memanas, Ribuan Keluarga Menghadapi Dehidrasi
GAZA, sensornews.id - Kota Gaza saat ini tengah menghadapi krisis air yang sangat parah. Juru bicara Pemerintah Kota Gaza, Asem Al-Nabih, menyatakan bahwa ribuan keluarga di bagian timur kota tersebut telah mengalami kekurangan air selama sekitar seminggu, sehingga menyebabkan dehidrasi yang tidak dapat diatasi tanpa bantuan dari luar. (07/07/25)
*Penyebab Krisis Air:*
- *Blokade Air*: Pemerintah Kota Gaza menyatakan bahwa blokade air oleh Israel telah memperburuk situasi secara drastis dan menciptakan kondisi yang membahayakan nyawa penduduk, terutama anak-anak.
- *Serangan terhadap Infrastruktur Air*: Pasukan Israel telah menargetkan infrastruktur air, termasuk stasiun desalinasi, yang menyebabkan kekurangan air bersih.
- *Kerusakan pada Sumur Air*: Sekitar 75% sumur air di Gaza telah hancur dalam 20 bulan terakhir, sehingga memperparah krisis air.
*Dampak Krisis Air:*
- *Dehidrasi*: Warga Palestina di Gaza menderita dehidrasi yang tidak dapat diatasi tanpa bantuan dari luar.
- *Penyakit Menular*: Krisis air juga meningkatkan risiko penyakit menular seperti kolera dan infeksi saluran pencernaan, terutama di kalangan anak-anak.
- *Kematian*: Lebih dari 20.000 anak telah meninggal selama perang, termasuk 66 yang wafat akibat kekurangan gizi.
*Seruan Bantuan:*
Pemerintah Kota Gaza menyerukan bantuan internasional untuk memulihkan akses air minum harian bagi warga. UNICEF dan organisasi kemanusiaan lainnya juga telah menyatakan bahwa Gaza sedang menghadapi "darurat air" penuh dan membutuhkan bantuan mendesak.
Situasi ini semakin memburuk dengan terus berlanjutnya konflik dan blokade yang menghambat akses ke sumber daya dasar seperti air. Warga Gaza terpaksa mengandalkan sumber air yang tidak aman dan terbatas, yang meningkatkan risiko penyakit dan kematian.
Krisis air di Gaza telah menjadi perhatian internasional, dengan banyak negara dan organisasi kemanusiaan menyerukan tindakan segera untuk mengatasi masalah ini. Namun, hingga saat ini, solusi jangka panjang masih belum terlihat, dan warga Gaza terus menderita akibat kekurangan air.
Pemerintah Kota Gaza dan organisasi kemanusiaan terus berupaya untuk menyediakan air bersih bagi warga, namun upaya ini terhambat oleh keterbatasan sumber daya dan akses yang terbatas. Oleh karena itu, bantuan internasional sangat dibutuhkan untuk mengatasi krisis air di Gaza dan memastikan keselamatan warga. (Fahri)